SOP Ujian Proposal

STANDAR OPERATING PROCEDURE (SOP)
UJIAN PROPOSAL

A. TUJUAN
Standar Operating Procedure (SOP) ini bertujuan untuk  memberi kemudahan pengelola prodi dalam melayani Tim Pembimbing, Tim Penguji dan mahasiswa dalam pemrogramanan maupun  pelaksanaan Ujian Proposal Disertasi di Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro.

B. PENGERTIAN

  1. Proposal Disertasi merupakan karya tulis mahasiswa yang berisi tentang rencana/usulan kegiatan penelitian sebagai tugas akhir dalam mengikuti studi pada Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro.
  2. Ujian Proposal Disertasi merupakan ujian untuk mengevaluasi usulan penelitian disertasi yang diujikan oleh mahasiswa dan telah mendapatkan persetujuan Tim Pembimbing (promotor dan dua kopromotor).
  3. Tim Penguji adalah dosen/ahli yang melakukan kegiatan ujian proposal disertasi yang sesuai bidang kajian dalam proposal yang diajukan oleh Promovendus, dimana salah satu penguji berasal dari luar Universitas Diponegoro.

C. PROSEDUR
Persyaratan

  1. Mahasiswa lulus Seminar Proposal Disertasi;
  2. Mahasiswa lunas administrasi keuangan semester;
  3. Proposal yang mau diujikan sudah disetujui oleh Tim Pembimbing (promotor dan kopromotor).

Pihak yang terkait

  1. Ketua, Sekretaris dan Pengelola Akademik Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat FKM UNDIP;
  2. Mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat FKM UNDIP;
  3. Tim Pembimbing dan Tim Penguji.

Aspek Penilaian

  1. Kualitas Naskah Proposal Disertasi;
  2. Presentasi Proposal;
  3. Kemampuan metodologis;
  4. Rencana kegiatan penelitian;
  5. Analisis kepustakaan dan kemampuan komprehensif mahasiswa dalam menyajikan dan mempertahankan isi dari usulan penelitian.

Pemrograman Ujian Proposal Disertasi

  1. Mahasiswa yang telah memenuhi syarat ujian proposal mendaftar ke pengelola prodi;
  2. Pengelola Akademik memberikan form rencana kegiatan Ujian Proposal Disertasi;
  3. Mahasiswa mengembalikan form rencana kegiatan Ujian Proposal Disertasi yang telah diisi ke Pengelola Akademik;
  4. Tim pembimbing mengisi form kesedian;
  5. Program Studi meminta calon penguji untuk melengkapi form kesediaan dosen sebagai penguji Ujian Proposal Disertasi;
  6. Mahasiswa melengkapi form persetujuan pelaksanaan Ujian Proposal Disertasi dan menyerahkan kembali ke Pengelola Akademik;
  7. Pengelola Akademik membuat surat undangan Ujian Proposal Disertasi yang ditujukan kepada Tim Pembimbing dan Tim Penguji;
  8. Pengelola Akademik menyerahkan surat undangan dan naskah ujian proposal disertasi kepada Tim Pembimbing dan Tim Penguji;
  9. Ketua Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat FKM UNDIP mengajukan nama-nama Tim Pembimbing dan Tim Penguji untuk mendapatkan SK Dekan sebagai Tim Pembimbing dan Tim Penguji Ujian Proposal Disertasi;
  10. Pengelola Akademik menyiapkan sarana dan prasarana (ruang ujian dan LCD proyektor) dan dokumen-dokumen (berita acara ujian, form penilaian dan form saran) terkait kegiatan Ujian Proposal Disertasi.

Pelaksanaan Ujian Proposal Disertasi

  1. Pengelola Akademik menyerahkan dokumen penilaian Ujian Proposal Disertasi kepada Tim Pembimbing dan Tim Penguji;
  2. Ujian bersifat tertutup, hanya dihadiri oleh Tim Pembimbing, Tim Penguji dan pengelola program studi yang diberi tugas untuk menjadi notulis;
  3. Sidang ujian proposal disertasi dipimpin oleh Promotor. Ketua atau Sekretaris Program Studi mengikuti keseluruhan sidang sebagai notulis;
  4. Sidang dibuka oleh Pimpinan Sidang dengan membacakan tata urutan dan tata aturan sidang;
  5. Promovendus mempresentasikan proposal disertasinya maksimal 20 menit;
  6. Tim Pembimbing dan Tim Penguji melakukan tanya jawab maksimal 100 menit;
  7. Tim Pembimbing dan Tim Penguji mengisi form penilaian;
  8. Tim Penguji dalam forum ujian proposal wajib memberikan saran dan masukan secara tertulis pada form yang sudah disediakan;
  9. Setelah ujian selesai, Pimpinan Sidang mempersilakan mahasiswa menunggu di luar ruangan ujian;
  10. Pimpinan Sidang memimpin musyawarah bersama pembimbing lainnya dan Tim Penguji untuk menentukan kelayakan proposal yang diajukan Promovendus dalam Ujian Proposal Disertasi yang telah dilaksanakan. Batas nilai lulus untuk ujian ini minimum 75,00. Apabila kurang dari nilai tersebut, mahasiswa diharuskan mengulang ujian dengan memperbaiki proposal sesuai masukan Tim Pembimbing dan Tim Penguji.
  11. Pimpinan Sidang mempersilakan mahasiswa masuk kembali ke ruangan ujian dan mengumumkan hasil ujian proposal disertasi;
  12. Pimpinan Sidang menutup ujian proposal disertasi;
  13. Tim Pembimbing, Tim Penguji dan mahasiswa menandatangani berita acara Ujian Proposal Disertasi;
  14. Pimpinan Sidang mengumpulkan semua berkas ujian dan memeriksa kelengkapannya untuk kemudian diserahkan kepada Pengelola Akademik.;
  15. Notulis mencatat dinamikan persidangan dan merumuskan kesimpulan hasil sidang untuk didokumentasikan.

Pasca Ujian Proposal Disertasi

  1. Promovendus yang dinyatakan LULUS dalam Ujian Proposal Disertasi segera memperbaiki usulan penelitiannya sesuai dengan saran-saran dari Tim Pembimbing dan Tim Penguji sesuai waktu yang ditetapkan;
  2. Promovendus menyerahkan revisi proposal disertasi kepada Tim Pembimbing dan mengisi form bukti telah melakukan revisi (maksimal 3 bulan) dan mendapatkan persetujuan dari Tim Pembimbing sebelum dilanjutkan dalam kegiatan penelitian;
  3. Ketua Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat FKM UNDIP mengesahkan proposal disertasi yang telah direvisi dan disetujui oleh Tim Pembimbing;
  4. Promovendus yang proposal disertasinya telah disahkan Ketua Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat FKM UNDIP dapat ketahap selanjutnya yaitu Penelitian Disertasi;
  5. Promovendus yang dinyatakan TIDAK LULUS dalam Ujian Proposal Disertasi diberi kesempatan untuk melakukan Ujian Proposal Disertasi ulang selambat-lambatnya 3 bulan setelah Ujian Proposal Disertasi sebelumnya;
  6. Tim Pembimbing memberikan bimbingan kepada Promovendus yang dinyatakan tidak lulus dalam Ujian Proposal Disertasi untuk memperbaiki proposal disertasi agar lebih siap dalam Ujian Proposal Disertasi ulang;
  7. Promovendus dinyatakan gagal studi jika tidak lulus pada Ujian Proposal Disertasi ulang;
  8. Ketua Program Studi menyampaikan laporan mengenai Promovendus yang dinyatakan gagal studi di Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat FKM UNDIP kepada Dekan FKM UNDIP.