SOP Tata Pamong

STANDAR OPERATING PROCEDURE (SOP)
TATA PAMONG

A. Tujuan
Standar Operating Procedure (SOP) ini bertujuan untuk menjelaskan tata cara dan persyaratan yang diperlukan dalam struktur organisasi dan menjamin terwujudnya visi dan misi agar berjalan secara efektif  melalui mekanisme yang disepakati bersama, serta dapat memelihara dan mengakomodasi semua unsur, fungsi, dan peran Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro.

B. Pengertian

  1. Tata pamong adalah suatu sistem yang dapat menjadikan kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjaminan mutu berjalan secara efektif di dalam fakultas/institusi yang mengelola program studi, termasuk bagaimana kebijakan dan strategi disusun sedemikian rupa. Organisasi dan sistem tata pamong yang baik (good governance) akan mencerminkan kredibilitas, transparansi, akuntabilitas, dan keadilan.
  2. Tata kelola yang dimaksudkan adalah sistem yang menjamin penyelenggaraan institusi dalam memenuhi prinsip-prinsip kredibilitas, transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, dan kesinambungan. Dalam konteks ini merujuk pada sistem organisasi dan mekanisme kerja. Dalam struktur terdapat lembaga-lembaga struktural yang mengkoordinir dan melaksanakan aktifitas akademik, administrasi dan penjaminan mutu.

C. Prosedur

  1. Memiliki struktur organisasi yang efektif dan lengkap dengan deskripsi tugas, fungsi, wewenang, dan tanggung jawab yang jelas.
  2. Sistem tata pamong tercermin dalam struktur organisasi dan mekanisme kerja di Fakultas Kesehatan Masyarakat dan program studi yang sudah menjadi keputusan yang dihasilkan berdasarkan peraturan-peraturan, rapat senat universitas, rapat pimpinan dalam universitas, fakultas dan program studi.
  3. Struktur organisasi di tingkat fakultas dan program studi, yaitu pimpinan fakultas terdiri dari: dekan dan wakil dekan, pimpinan program studi terdiri dari: ketua program studi dan sekretaris program studi.
  4. Organisasi fakultas dan program studi memiliki wewenang dalam melaksanakan tujuh fungsi manajemen sebagai berikut:
    1. Perencanaan;
    2. Pengorganisasian;
    3. Pengembangan staf;
    4. Pengawasan;
    5. Pengarahan;
    6. Representasi; dan
    7. Penganggaran
  5. Sistem tata pamong yang meliputi input, proses, output dan outcome serta lingkungan eksternal yang menjamin terlaksananya tata pamong  yang baik, harus diformulasikan, disosialisasikan, dilaksanakan, dipantau dan dievaluasi sehingga tercapai transparansi, akuntabel, bertanggung jawab dan adil.
  6. Struktur organisasi dan hal-hal yang menjadi fokus di dalam tata pamong disajikan pada sebuah bagan.
  7. Secara periodik mengadakan koordinasi baik melalui rapat maupun kegiatan lain yang berkesinambungan.
  8. Memiliki Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).