SOP Publikasi Ilmiah

STANDAR OPERATING PROSEDURE (SOP)
PUBLIKASI ILMIAH

A. Tujuan
Standar Operating Procedure (SOP) ini bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam penyusunan karya ilmiah yang akan di publikasikan dalam jurnal.

B. Pengertian

  1. Karya ilmiah adalah hasil penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kajian atau pemikiran yang dipublikasikan dalam jurnal dan ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan.
  2. Jurnal adalah bentuk terbitan yang berfungsi meregistrasi kegiatan kecendekiaan, mensertifikasi hasil kegiatan yang memenuhi persyaratan ilmiah minimum, mendiseminasikannya secara meluas kepada khalayak ramai, dan mengarsipkan semua temuan hasil kegiatan kecendekiaan ilmuwan dan pandit yang dimuatnya.
  3. Jurnal internasional bereputasi adalah jurnal yang memenuhi kriteria jurnal internasional dengan kriteria tambahan terindeks pada Web of Science dan atau Scopus serta mempunyai faktor dampak (impact factor) dari ISI Web of Science (Thomson Reuters) atau atau lembaga pengindeks lain.

C. Prosedur
Persyaratan

  1. Telah lulus Ujian Kelayakan Disertasi;
  2. Untuk lulus program doktor di Universitas Diponegoro, mahasiswa diwajibkan menulis sekurang-kurangnya 1 (satu) karya ilmiah yang relevan dengan bidang keilmuannya dan telah diterima untuk diterbitkan pada jurnal internasional bereputasi.

Pihak Yang Terkait

  1. Ketua Program Studi, Gugus Penjaminan Mutu, dan Pengelola Akademik Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat FKM UNDIP;
  2. Mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat FKM UNDIP;
  3. Tim Pembimbing.

Apsek Penilaian

  1. Mahasiswa sebagai penulis utama;
  2. Publikasi harus mencantumkan afiliasi Diponegoro University untuk artikel berbahasa Inggris;
  3. Sistematika penulisan karya ilmiah;
  4. Terindeks di jurnal internasional bereputasi.

Kriteria Jurnal Internasional

  1. Karya ilmiah yang diterbitkan ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan;
  2. Memiliki ISSN;
  3. Ditulis dengan menggunakan bahasa resmi PBB (Arab, Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol dan Tiongkok);
  4. Memiliki terbitan versi online;
  5. Dewan Redaksi (Editorial Board) adalah pakar di bidangnya paling sedikit berasal dari 4 (empat) Negara;
  6. Artikel ilmiah yang diterbitkan dalam 1 (satu) nomor terbitan paling sedikit penulisnya berasal dari 2 (dua) Negara;
  7. Terindeks oleh database internasional Web of Science, Scopus, Microsoft Academic Search, dan/atau lembaga pengindeks lain yang ditentukan oleh Rektor; dan
  8. Ketentuan lain yang ditentukan oleh Rektor.

Penulisan Ilmiah yang akan di publish

  1. Mahasiswa membuat manuskrip draft publikasi ilmiah dari hasil penelitian disertasi yang dilakukan;
  2. Mahasiswa dengan Tim Pembimbing (Promotor dan Kopromotor) memilih jurnal dimana artikel akan di publish;
  3. Draft publikasi ilmiah yang telah dibuat ditunjukkan kepada Tim Pembimbing untuk dilakukan koreksi baik atas format penulisan maupun substansi tulisan;
  4. Setelah Tim Pembimbing mengoreksi manuskrip draft publikasi ilmiah, bila draft publikasi ilmiah belum disetujui oleh Tim Pembimbing maka mahasiswa menulis kembali draft publikasi tersebut atau merevisinya. Apabila draft publikasi disetujui oleh Tim Pembimbing maka mahasiswa dapat mengirimkannya ke publisher jurnal;
  5. Mahasiswa menunggu sampai naskah publikasi diterima oleh publisher jurnal tersebut. Bila naskah publikasi belum diterima, mahasiswa mengirimkan kembali naskah publikasi sampai ada keterangan publikasi ilmiah diterima.

Pasca Publish Karya Ilmiah

  1. Setelah naskah publikasi dinyatakan di terima, kemudian mahasiswa menyerahkan bukti penerimaan ke Pengelola Akademik;
  2. Pengelola Akademik menyerahkan bukti penerimaan kepada Ketua Program Studi;
  3. Ketua Program Studi dan Gugus Penjaminan Mutu akan berkoordinasi bersama untuk menilai apakah jurnal yang di publish memenuhi prasyarat kelulusan yang ditentukan Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat;
  4. Program Studi kemudian mengeluarkan surat keterangan penilaian terhadap jurnal tersebut;
  5. Jika jurnal telah memenuhi syarat yang telah di tetapkan Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat maka surat keterangan tersebut dapat di gunakan sebagai dasar untuk syarat kelulusan mahasiswa.